KETAHUILAH, INI MERUPAKAN SIFAT-SIFAT PENGHUNI SURGA..

28 Mei

Gambar

            Allah Ta’ala berfirman:

﴿ هَذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيْظٍ ۝ مَنْ خَشِيَ الرَّحْمَنَ بِالْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُنِيْبٍ ۝ اُدْخُلُوْهَا بِسَلاَمٍ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُلُوْدِ ۝ لَهُمْ مَّا يَشَاءُوْنَ فِيْهَا وَلَدَيْنَا مَزِيْدٌ

(Kepada mereka dikatakan), ‘Inilah nikmat yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang senantiasa bertaubat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) dan ia datang dengan hati yang bertaubat, masuklah ke dalam surga dengan aman dan damai. Itulah hari yang abadi.’ Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki dan pada Kami ada tambahannya.” (Q.S. Qaaf: 32-35)

            Dalam ayat yang mulia ini Allah Ta’ala mengabarkan tentang keadaan surga yang didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa, bahwa penghuni surga adalah orang-orang yang disifati dengan keempat sifat ini:

            Pertama; Awwab adalah orang yang senantiasa kembali, yaitu kembali dari perbuatan maksiat kepada ketaatan kepada Allah, dari kealpaan kepada mengingat-Nya.

            ‘Ubaid bin ‘Umair berkata: “Al-Awwab adalah orang yang (selalu) ingat kepada dosa-dosanya kemudian ia memohon ampun.”

            Sa’id bin al-Musayyib berkata: “Al-Awwab adalah orang yang mengerjakan perbuatan dosa kemudian bertaubat kemudian mengerjakan dosa lagi kemudian kembali bertaubat.

            Kedua; Hafizh (menjaga diri).

            Ibnu ‘Abbas –semoga Allah meridhai keduanya- mengatakan: “Menjaga perkara yang telah Allah percayakan padanya dan yang Dia tetapkan.

            Qatadah –semoga Allah merahmatinya- berkata: “Menjaga hak-hak dan nikmat-nikmat-Nya yang telah Allah titipkan kepadanya.

            Ketika jiwa memiliki dua kekuatan; yaitu kekuatan mencari dan kekuatan menahan (diri), maka Awwab menggunakan kekuatan (itu untuk) mencari Allah, keridhaan-Nya dan ketaatan kepada-Nya. Sedangkan Hafizh menggunakan kekuatan penjagaan dalam menahan diri dari maksiat dan larangan-Nya; maka Hafizh adalah orang yang menahan dirinya dari perkara yang diharamkan dan Awwab adalah orang yang menghadap Allah dengan menaati-Nya.

            Ketiga; Firman-Nya:

﴿ مَنْ خَشِيَ الرَّحْمَنَ بِالْغَيْبِ

(Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya).” (Q.S. Qaaf: 33), mengandung penetapan keberadaan Allah, rububiyyah-Nya, kemampuan-Nya, ilmu-Nya dan pantauan-Nya terhadap setiap rinci keadaan-keadaan seorang hamba, (ayat ini) juga mengandung penetapan kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, perintah dan larangan-Nya, (ayat ini) mengandung pula penetapan terhadap janji dan ancaman-Nya, serta pertemuan-Nya, maka tidaklah benar rasa takut (seorang hamba) kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) melainkan setelah adanya semua (perkara) ini.

            Keempat; Firman-Nya:

﴿ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُنِيْبٍ

Dan ia datang dengan hati yang bertaubat.” (Q.S. Qaaf: 33).

            Ibnu ‘Abbas –semoga Allah meridhai keduanya- mengatakan: “Orang yang kembali dari perbuatan maksiat kepada Allah, menghadap kepada-Nya dalam bentuk menaati-Nya, mencintai-Nya dan menghadap kepada-Nya.”

            Kemudian Allah menyebutkan ganjaran orang yang telah ada padanya sifat-sifat ini dalam firman-Nya:

﴿ اُدْخُلُوْهَا بِسَلاَمٍ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُلُوْدِ ۝ لَهُمْ مَّا يَشَاءُوْنَ فِيْهَا وَلَدَيْنَا مَزِيْدٌ

Masuklah ke dalam surga dengan aman dan damai. Itulah hari yang abadi.’ Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki dan pada Kami ada tambahannya.” (Q.S. Qaaf: 34-35).

            Marilah kita hiasi diri kita dengan keempat sifat yang telah Allah sebutkan dalam ayat yang mulia ini dan mudah-mudahan Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang berhias dengan keempat sifat ini..

            Adakah yang mau mengambil pelajaran ??

            Semoga bermanfaat..

(Diringkas dari Fawaa`id al-Fawaa`id, hal. 142, cet. Daar Ibni al-Jauziy, Riyadh, KSA)

ABU ‘UMAIR BIN HADI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: